Sabtu, 21 April 2012

Sejarah Bahasa Inggris Sebagai Bahasa Asing di Indonesia

Bahasa Inggris di Indonesia secara umum diajarkan sebagai bahasa asing. Istilah ‘bahasa asing’ dalam bidang pengajaran bahasa berbeda dengan ‘bahasa kedua’. Bahasa asing adalah bahasa yang yang tidak digunakan sebagai alat komunikasi di negara tertentu di mana bahasa tersebut diajarkan. Sementara bahasa kedua adalah bahasa yang bukan bahasa utama namun menjadi salah satu bahasa yang digunakan secara umum di suatu negara.
Sebagai contoh, bahasa Inggris di Singapura adalah bahasa kedua. Media massa, komunikasi, dan pembicaraan di negara tersebut kerap menggunakan bahasa Inggris.
Sementara Bahasa asing biasanya diajarkan sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah dengan tujuan berkomunikasi dasar serta menguasai 4 skill berbahasa (menyimak, membaca, menulis, berbicara) dalam bahasa tersebut dalam batasan tertentu.
Di Indonesia, kebijakan pengajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa asing berubah seiring waktu dan pergantian kebijakan yang kebanyakan dipengaruhi ekonomi dan politik.
Untuk lebih jelasnya, mari kita pelajari sejarah Bahasa Inggris di Indonesia…
Jaman Belanda
Pada masa peperangan dengan Belanda, Bahasa Inggris diajarkan di MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs) yang setara dengan SMP dan AMS (Algemeene Middlebare School) yang setara dengan SMA.
Pada masa ini, selain anak-anak Belanda, hanya orang-orang pribumi tertentu yang mampu dan diijinkan bersekolah di MULO dan AMS. Sebagian besar anak pribumi biasa hanya sekolah hingga tingkat yang setara SD saat sekarang.
Kondisi ini turut mempengaruhi pengajaran Bahasa Inggris.
Dan jangan salah, kondisi sekolah pada jaman Belanda ini konon sangat bagus. Guru-guru mendapat gaji besar, material pengajaran mencukupi, dan sistem pengajaran dan ujian sangat berkualitas. Wajar, karena sebagian besar yang sekolah hanyalah orang-orang berduit, terpandang, atau anak orang Belanda.
Lulusan MULO biasanya mampu berbahasa Inggris dengan sangat baik. Selain itu, mereka juga wajib menguasai bahasa Belanda serta memilih pelajaran bahasa pilihan Prancis atau German, serta bahasa lokal (Jawa/Melayu).
Namun membandingkan kondisi pengajaran di sekolah pada jaman Belanda dan sekarang tidaklah adil, karena saat itu, sekolah bersifat elit dan kemewahan adalah bagian dari elitisitas tersebut.
Jaman Jepang
Pada masa peperangan dengan Jepang, kondisi sebaliknya terjadi. Bahasa Belanda, Inggris, dan bahasa Eropa lainnya dilarang total digunakan di Indonesia. Semua buku yang berbahasa tersebut dimusnahkan dan dibakar. Sedihnya, keputusan pembakaran buku ini berdampak hingga saat ini, di mana sangat sedikit referensi sejarah yang bangsa Indonesia miliki tentang negerinya sendiri.
Sisi lainnya, Jepang merubah secara radikal sistem pendidikan, dari elitis menjadi egalitarian. Semua orang harus sekolah.
Selain itu, bahasa Jepang diajarkan secara intensif dan bahkan ditargetkan menjadi ‘bahasa kedua’ di Indonesia. Ditambah, pada masa Jepang ini lah banyak buku-buku asing yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.
Jaman Kemerdekaan
Bahasa Inggris secara resmi diajarkan sebagai bahasa asing di sekolah-sekolah Indonesia seiring dengan keputusan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1967.
Sejak saat itu, perubahan menteri, kurikulum, keadaan politik, ekonomi dan perkembangan ilmu pendidikan, terus mewarnai perkembangan pengajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa asing di Indonesia.
Mulai dari sistem pengajaran di mana siswa diwajibkan menghapal sekian ratus kata dan artinya dalam waktu tertentu, menguasai grammar, lalu berubah ke orientasi bahasa Inggris untuk komunikasi, sampai ke isu pengajaran bahasa Inggris untuk anak-anak saat ini.
Yang perlu menjadi catatan adalah dana trilyunan rupiah yang dikeluarkan untuk menyelenggarakan beragam pelatihan, seminar, peningkatan kualitas guru, perubahan kurikulum, pengadaan fasilitas bahasa semacam laboratorium hingga kamus dan semacamnya. Sebagian dari usaha ini membawa hasil positif, sebagian lainnya tidak jelas.
Mulai dari pendirian model pelatihan ekperimental yang disebut Standard Training Course (STC) di Bukit Tinggi dan Yogyakarta pada tahun 1950an (catatan penting: didanai oleh Ford FOundation), lalu pendirian Perguruan Tinggi Pendidikan Guru di Malang yang lalu berubah menjadi IKIP malang (sekarang Uiversitas Negeri Malang), hingga kontroversi Sekolah Berstandar Internasional saat ini.
Masalahnya adalah, konon sebagian besar dana yang digunakan untuk proyek-proyek pendidikan ini berasal dari pinjaman luar negeri, dan tentu saja, harus dikembalikan.
Beberapa catatan
Pada tahun 1960-an, ada dua kementrian yang mengurusi masalah pendidikan di Indonesia, yaitu Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan serta Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan. Celakanya, konon kedua pejabat tersebut saling berbeda pandangan, yang satu cederung kiri yang lain cenderung nasionalis. Dan hal ini turut mempengaruhi perkembangan pendidikan di Indonesia.
Kondisi politik 1960-an di mana faham komunis berjaya, membuat sebagian besar tenaga pengajar asing (khususnya dari negara barat) meninggalkan Indonesia, dan menciptakan kesenjangan proses perkembangan pendidikan.
Kontroversi pengajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar. Sebagian pihak berpendapat mengajarkan bahasa Inggris pada siswa SD akan sangat bagus bagi perkembangan anak ke depannya. Namun di sisi lain, perbedaan kondisi sosial, ekonomi dan geo-politik daerah-daerah di Indonesia, menciptakan perbedaan kualitas sekolah dan latar belakang siswa, sehingga ada siswa-siswa yang jangankan berbahasa Inggris, bahasa Indonesia dasar saja mereka belum menguasai secara baik.
Bahasa Inggris adalah bisnis yang besar. Jutaan dolar mengalir ke negara produsen material pengajaran Bahasa Inggris (USA, UK, Australia) dalam bentuk pembelian materi audio-visual, buku, sumber daya manusia dan lain-lain.
Bantuan-bantuan dari negara tersebut di atas dalam bentuk proyek pelatihan bahasa Inggris, beasiswa dan sebagainya bukanlah ketulusan. Semakin banyak penguasa bahasa Inggris di negara ini, semakin mudah penyebaran faham dan ideologi mereka. Ditambah, hubungan ekonomi, politik, bisnis, akan lebih gampang jika dilakukan dalam bahasa yang sama.


(http://manusiasuper.wordpress.com/2011/06/09/sejarahinggrisindonesia/)

tips merawat rambut berminyak

Penyebab rambut berminyak salah satunya adalah faktor genetika. Tapi jika Anda merasa rambut Anda tiba-tiba saja berminyak, boleh jadi hal ini berhubungan dengan konsumsi makanan Anda. Makanan-makanan pedas dan makanan yang mengandung bumbu kari ternyata dapat meningkatkan produksi cairan pada kelenjar keringan lebih banyak dari biasanya. Rambutpun jadi lebih berminyak. Rambut yang berminyak akan kerap terlihat kusam, dan juga sulit untuk menatanya. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui bagaimana cara merawat rambut yang tepat.
Memiliki jenis rambut yang berminyak memang menjadi masalah tersendiri. Rambut kerap tampak kusam dan juga sulit untuk menatanya. Agar rambut berminyak tidak terlihat lepek, Anda perlu mengetahui cara merawat rambut yang tepat.
Berikut ini adalah tips cara mengatasi dan merawat rambut berminyak:

  1. Gunakan shampoo ringan (mild shampoo), shampoo khusus untuk rambut berminyak dan shampo bayi.
  2. Cuci rambut setiap hari, fokuskan pencucian pada rambut (pada helai rambut) bukan pada kulit kepala, karena jika difokuskan pada kulit kepala, hal ini justru akan mengeringkan.
  3. Bilas rambut dengan air dingin secara menyeluruh. Karena jika menggunakan air hangat dapat membuat kulit kepala semakin berminyak
  4. Salah satu masalah dari rambut yang berminyak adalah ketombe. Perawatannya adalah dengan menggunakan minyak panas yang dibalurkan pada kulit kepala. Bisa menggunakan minyak kelapa atau jojoba. Setelah perawatan dengan minyak panas, cuci rambut sampai bersih.
  5. Gunakan kondisioner hanya di ujung-ujung rambut saja. Hindari menggunakan kondisioner pada batang rambut yang berada di dekat akar rambut.
  6. Rambut berminyak biasanya sudah Nampak berkilau, jadi hindari menggunakan gel rambut. Karena hal tersebut justru akan membuat rambut semakin nampak berminyak dan kusam.
  7. Jangan terlalu sering menyisir rambut, karena gesekan sisir pada kulit kepala memicu produksi minyak berlebih
    Anda juga bisa menggunakan bahan tradisional dengan buah lemon, caranya alurkan jus lemon pada kulit kepala dan rambut untuk mengurangi minyak pada rambut dan kulit kepala.
(http://www.rimbonews.com/tips-cara-merawat-rambut-berminyak.html)

tugas softskill meet 3


 Bening Amrullah (26209543) 3eb13

Softskill_Meeting 3
In 776 B.C., the first Olympic Games were held at the foot of Mount Olympus to honor the Greeks’ chief god, Zeus. The warm climate for outdoor activities, the need for preparedness in war, and their lifestyle caused the Greeks to create competitive sports. Only the elite and military could participate at first, but later the games were open to all free Greek males who had no criminal record. The Greeks emphasized physical fitness and strength in their education of youth. Therefore, contest in running, jumping, discuss and javelin throwing, boxing, and horse and chariot racing were held in individual cities, and the winners competed every four years at Mount Olympus. Winners were greatly honored by having olive wreaths placed on their heads and having poems sung about their deeds. Originally these contests were held as games of friendship, and any wars in progress were halted to allow the games to take place. They also helped to strengthen bonds among competitors and the different cities represented.
            The Greeks attached so much importance to the games that they calculated time in four-year cycles called “Olympiads,” dating from 776 B.C. The contest coincided with religious festivities and constituted an all-out effort on the part of the participants to please the gods. Any who disobeyed the rules were dismissed and seriously punished. These athletes brought shame not only to themselves, but also to the cities they represented.

1. Which of the following is NOT true?
a.      Winners placed olive wreaths on their own heads.
b.      The games were held in Greece every four years.
c.       Battles were interrupted to participate in the games.
d.      Poem glorified the winners in song.
The answer : C. Battles were interrupted to participate in the games.
Because in the first paragraph is written... and the wars in progress were halted to allow the games to take place”, so the battles were not interrupted to parcipate in the games, but the true is the battles were stopped.
  
2.  The word “elite” in line 5 is closest in meaning to…
a.      Aristocracy                                          
b.      Brave
c. intellectuals        
 d. muscular                                               
 The answer : A. Aristocracy 
Because the meaning of elite and aristocracy are same
3.     Why were the Olympic Games held?
a.      To stop wars                                
b.      To honor Zeus     
c. To crown the best athletes 
d. To sing songs about the athletes                       
The answer : B. To honor Zeus
Because in the first paragraph is written “In 776 B.C., the first Olympic Games were held at the foot of Mount Olympus to honor the Greeks’ chief god, Zeus.”

4.      Approximately how many years ago did these games originate?
a.      800 years            
b. 1,200 years            
c. 2,300 years             
d. 2,800 years
The answer : D. 2800 years
Because in the first paragraph is written “In 776 B.C., the first Olympic Games were held at the foot of Mount Olympus to honor the Greek’s chief god, Zeus”. If we count from the first year of Olympic Games in 776 B.C. until now, 2012, it’s approximately 2800 years ago.

5.      What conclusion can we draw about the ancient Greeks?
a.      They were pacifists.
b.      They believed athletic events were important
c.       They were very simple
d.      They couldn’t count, so they used “Olympiads” for dates
The answer : B. They believed athletic events were important
Because in the second paragraph is written “The Greeks attached so much importance to the games that they calculated time in four-year cycles called “Olympiads,” dating from 776 B.C.”

6.      What is the main idea of this passage?
a.      Physical fitness was an integral part of the lives of the ancient Greeks
b.      The Greeks severely punished those who did not participate in physical fitness programs
c.       The Greeks had always encouraged everyone to participate in the games
d.      The Greeks had the games coincide with religious festivities so that they could go back to war when the games were over.
The answer : A.   Physical fitness was an integral part of the lives of the ancient Greeks
Because The story is telling about Olympic Games and physical fitness which important for the ancient Greeks.

7.      In line 14, the word “deeds” is closest in meaning to
a.      Accomplishments
b.      Ancestors
c.       Documents
d.      Property
The answer : A. Accomplishments
Because in Indonesian the mean of “deeds” is tindakan or perbuatan. And Accomplishments in indonesian is penyelesaian, prestasi, or kemahiran. So between deeds and accomplishments are same meaning .

8.      Which of the following was ultimately required of all athletes competing in the Olympics?
a.      They must have completed military service
b.      They had to attend special training sessions
c.       They had to be Greek males with no criminal record
d.      They had to be very religious
The answer : C. They had to be Greek males with no criminal record
Because in the first paragraph is written “but later the games were open to all free Greek males who had no criminal record.”

9.      The word “halted” in line 16 means most nearly the same as ..
a.      Encourages
b.      Started
c.       Curtailed
d.      Fixed
The answer : C. Curtailed
Because in Indonesian halted is “berhenti” and closest in meaning to curtailed that’s meaning to “berkurang”.

10.  What is an “Olympiad”?
a.      The time it took to finish the games
b.      The time between games
c.       The it took to finish a war
d.      The time it took the athletes to train
The answer : B. The time between games
Because in the second paragraph is written “the games that they calculated time in four-year cycles called “Olympiads,” dating from 776 B.C.”


STYLISTIC PROBLEMS
1.      The defendant refused to answer the prosecutor’s questions ____________
a.      Because he was afraid it would incriminate him.
b.      For fear that they will incriminate him
c.       Because he was afraid that his answers would incriminate him
d.      Fearing that he will be incriminated by it
The answer : C. Because he was afraid that his answers would incriminate him
Because ‘questions’ are plural, so it must be followed plural too . such as ‘that his answer’

2.      Mrs. Walker has returned_______________
a.      A wallet back to its original owner
b.      To its original owner the wallet
c.       The wallet to its originally owner
d.      The wallet to its original owner
The answer : D. The wallet to its original owner
The word “originally” is a adverb. To give information on the noun “owner” we should use an adjective which is original.
3.      The hospital owes____________ for the construction of the new wing.
a.      The government twenty million dollars
b.      For the government twenty million dollars
c.       To the government twenty million dollars
d.      Twenty million of dollars to the government
The answer : A. The government twenty million dollars
Because after subject and verb, and continued is complement

4.      Sarah ____________ that she could not attend classes next week.
a.      Told to her professors
b.      Said her professors
c.       Told her professors
d.      Is telling her professors
The answer : C. Told her professors
Because the right arrangement not using “to” . so the right choice is D

5.      The artist was asked to show some paintings at the contest because___________
a.      He painted very good
b.      They believed he painted well
c.       Of their belief that he was an good artist
d.      The judges had been told of his talents
The answer : B. They believed he painted well
Because Of the four answers, the right arrangement is B because after verb (painted) we need adverb (well) not adjective.

6.      If motorists do not observe the traffic regulations, they will be stopped, ticketed, and have to pay a fine.

The right sentence :  If motorists do not observe the traffic regulations, they will be stopped, ticketed, and have to be paid a fine.
Because stopped and ticketed in the passive , and ‘have to pay must in passive too. And then changed to ‘have to be paid’

7.      Fred, who usually conducts the choir rehearsals, did not show up last night because he had an accident on his way to the practice.
                                                 
The right sentence :  Fred, who usually conducts the choir rehearsal, did not show up last night
because he had an accident on his way to the practice.

Because the accident is already happen before his show up, we should use the past perfect tense. 

8.      A short time before her operation last month, Mrs. Carlyle dreams of her daughter who lives overseas.
            
The right sentence : A short time before her operation last month, Mrs. Carlyle dreamed of her daughter who lives overseas.

Because the dream process is already happen before her operation, we should use the past perfect tense.

9.      The atmosphere in Andalucía is open, warm, and gives a welcome feeling to all who have the good fortune to visit there.

The right sentence :  The atmosphere in Andalucía is open, warm, and gives a welcome feeling to all that have the good fortune to visit there.

Because The sentence must be parallelism. Open and warm are an adjective.  So must be following with adjective too. Gives a welcome feeling is a new clause. We should change it with welcome.

10.  Some of the people were standing in the street watched the parade, while others were singing songs.

 The right sentence : Some people were standing in the street watched the parade, while other were singing songs.
Because  The word "some" is not followed by "of the"  and the word is omitted.

Selasa, 03 April 2012

Bali Shopping Guide

Shopping in Bali can offer excellent bargains, and best buys include modern artwork & fine paintings, leather goods, casual summer clothing, shoes, jeans, DVDs, T-shirts, traditional and modern furniture and pottery, hand carved wooden statues and screens, silver and gold work, hand-woven and painted cottons and silks, batiks, embroidered garments for casual wear, leather and cotton bags, bone carvings, shell ornaments, masks, pottery, ceramics, basketry, sandstone statues, bamboo furniture are all available.

For those who do not want to wander too far from the beach, Sanur, Kuta and Legian have more than enough to appease any shopper's withdrawal symptoms. From sarongs to sandals, wooden statues to Javanese puppets, silver to surf boards.

Two good department stores serve the local community in Denpasar. Jalan Gajah Mada has many handicraft and souvenir shops that stock similar items to those found elsewhere on the island.

Ubud is the place to go if you want to take home a unique canvas or two. For more items, please see list below:

Antiques - Batubulan
Art - Ubud
Bamboo - Bona
Ceramics - Campuhan, Kapal, Tabanan
Clothes - Kuta, Legian, Seminyak, Ubud
Jewellery - Celuk, Denpasar - Jalan Hasanuddin
Masks - Singapadu
Music - Kuta, Legian
Puppets - Klungkung, Sukawati, Gianyar
Stone carving - Batubulan, Jimbaran Gallery
Textiles - Sidemen, Kampunggelgel, Klungkung Market, Batuan, Negara, Singaraja, Tampaksiring, Peliatan, Denpasar - Jalan Sulawesi
Toys - Mas, Tampaksiring, Peliatan
Wood carvings - Mas, Kemenuh, Buruan, Tegallalang, Pujung, Nyuh-kuning

Traditional Markets
Bali is known as a treasure house of interesting goods to buy. Products of various kinds from traditional antiques to the latest quality fashions in extraordinary displays await the shoppers. It is quite common to bargain in markets, shops and art shops for buyers, so having a good price is partly dependent upon one's smartness in bargaining. Splendid local hand woven materials, silver and gold works, woodcarvings, garments and many other interesting things can be found at any market or art market. You will find that shops selling similar items are generally grouped together. This makes comparing prices easy as you just have to go next shop to find the something. Remember to bring your cash, as not all places accept credit cards.

Denpasar
The Kumbasari Market near the river gives an interesting overview of an Indonesia market with household wares and clothing on the third level, spices and dried goods on the second level and traditional food markets in the basement but it can be a bit dark in the basement. Nearby is Jalan Hasanuddin, a whole street of gold shops, selling 18-22 carat gold jewelry. Not far away from Jalan Hasanuddin is Jalan Sulawesi where all manner of fabrics are available. The whole street consists of fabric stores on both sides with a few household ware stores in between.

Kuta
Kuta Art Market has a multitude of shops selling a wide variety of goods including, sarongs, handicrafts, jewelry, clothing, furniture and leather goods. You can find some good pieces if you look carefully and smart bargain.

Sanur
Sanur's main shopping street is Jalan Danau Tamblingan and it is more peaceful then shopping in Kuta.
Sanur has an interesting variety of shops with lots of nice restaurants.There are still a few hawkers but they are not as aggressive, except at the beach market. You can find woodcarvings, sarongs and other handicrafts in Sanur Art Market.

Nusa Dua
Nusa Dua has traditional markets at the entrance way to the
Nusa Dua complex of 5 star hotels where you can still find some bargains or dine at the small restaurants within the market complex.. The main shopping complex is the Bali Collection within the hotels complex which has a variety of restaurants and stores.

Sukawati
Sukawati has a new art market and a traditional market on the main road and side streets. Set in a two-floor building, the market sells everything from statues to dance costumes, all at reasonable prices. A large assortment of woven baskets can be found here along with Balinese ceremonial items made from colorful "Prada" - gold painted cloth. These include dance costumes, fans, umbrellas and clothes worn at tooth filings and weddings. Bargaining is a must.

Ubud
The area of
Ubud often regarded as the cultural center of Bali. It is where the image of Bali as a land of artists was created. Ubud gives you the opportunity to see the real Bali. The Ubud Market has kept much of its traditional charm, with squatting Balinese sellers haggling loudly among spices and vegetables. The market also sells handicrafts, many made in the neighboring villages of Mas, Tegalalang, and more.

http://www.baliholiday.com/bali_shopping.htm

The Meaning of Love


To love someone unconditionally means that you love the person exactly as they are,


exactly as they were before, and exactly as they will be in the future – because people

change all the time, so if you love the person, you will love them even if they become

something you disagree with. How many parents can say that about their kids? How

many people can say that about their “lover”? Love is not about you or your pleasure or

your amusement. It’s not about what you get out of it or what the other person can give

to you. It’s not about having a trophy you can show off with and tell people “This is *MY*

girlfriend/boyfriend/wife/husband/son/daughter/whatever”. You do not “own” anyone.

It’s not about you feeling ‘proud’ to be with someone who always agrees with everything
you say and do and never does

Tugas Softskill Inggris Bisnis 2 (exercise 2)

Red (A) , Blue (B), Green (C), Purple (D)

1. Nobody know when the process of glass-making was invented

The incorrect word is (A) , because ‘Nobody’ is singular subject so the verb must be followed singular verb (+ e/es)

The correct answer : Nobody knows whe the process of glass-making was invented

2. The languages of the world presents a vast array of structural similarities and Differences

The incorrect word is (A), because ‘The languages’ are plural subject so the verb must be followed plural verb (- e/es)

The correct answer : The languages of the world present a vast array of structural similarities and differences

3. The rise of multinationals have resulted in a great deal of legal ambiguity because multinationals can operate in so many jurisdictions

The incorrect word is (A), because ‘The rise’ is singular verb so the verb must be followed singular verb (has)

The correct answer : The riseof multinationals has resulted in a great deal of legal ambiguity because multinationals

4. All of the east-west interstate highways in the United States has even numbers, while north-south interstate highways are odd-numbered

The incorrect word is (A), because ‘All of the east-west interstate highways in United States’ are plural subject so the verb must be followed plural verb (have)

The correct answer : All of the east-west interstate highways in the United States have even numbers, while north-south interstate highways are odd-numbered

5. When a massive star in the large Mgelanic Cloud exploded in 1987, a wave of ‘neutrinos were detected on Earth

The incorrect word is (C) because ‘a wave of neutrinos’ is singular subject, so must be followed singular verb (was)

The correct answer : When a massive star in the large Mgelanic Cloud exploded in 1987, a wave of neutrinos was detected on Earth

6. Every open space in the targeted area that has grass and a few bushes are occupied by the white-crowned sparrow

The incorrect word is (C) because ‘a few bushes’ is singular subject, so must be followed singular verb (is)

The correct answer : Every open space in the targeted area that has grass and a few bushes is occupied by the white-crowned sparrow

7. Krakatoa is remembered as the volcano that put so much ash into the air that sunsets around the world was affected for two years afterward

The incorrect word is (C) because ‘that sunsets’ are plural subject so must be followed plural verb (were)

The correct answer : Krakatoa is remembered as the volcano that put so much ash into the air that sunsets around the world were affected for two years afterward

8. The term “Yankee” was originally a nickname for people from New England, but now anyone from United State are referred to as a Yankee’

The incorrect word is (B), because ‘anyone from United State’ is singular subject so must be followed singular verb (is)

The correct answer : The term “Yankee” was originally a nickname for people from New England, but now anyone from United State is referred to as a Yankee’

9. A network of small arteries, mostly sandwiched between the skin and the underlying supply blood to the face and scalp

The incorrect word is (C), because the skin and the underlying are plural subject, so must be followed plural verb (+e/es)

The correct answer : A network of small arteries, mostly sandwiched between the skin and the underlying supplies blood to the face and scalp

10. Mesquites is a small tree in the southwest who can withstand the severest drought

The incorrect word is (C), because “Mesquites” is a thing (noun) , if a subject is thing using which, and if a subject is person using who.

The correct answer : Mesquites is a small tree in the southwest which can withstand the severest drought

Jumat, 16 Maret 2012

Tugas Softskill Inggris Bisnis 2

Exercise A

5. _____ In a box on the top shelf of the cabinet in the hallway of the house.
(wrong)
• The right sentence : The ring is in a box on the top shelf of the cabinet in the hallway of the house

subject : The ring
verb : is

Exercise B

4. The watch in the jewelry box needs a new battery. (Right )

subject : the watch
verb : needs

TOEFL Exercise

3. _______ grow close to the ground in the short Arctic summer.

A. Above tundra plants

B. Tundra plants

C. Tundra plants are found

D. For tundra plants

analysis : this sentence nothing a subject, but have a verb is grow. so We need a subject, and the right answer is B, because Tundra Plants are subject.

Rabu, 23 November 2011

Penalaran Deduktif

Penalaran Deduktif

Adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telahdiketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus. Metode ini diawali dari pebentukan teori, hipotesis, definisi operasional,instrumen dan operasionalisasi. Dengan kata lain, untuk memahami suatu gejala terlebih dahuluharus memiliki konsep dan teori tentang gejala tersebut dan selanjutnya dilakukan penelitian dilapangan. Dengan demikian konteks penalaran deduktif tersebut, konsep dan teori merupakankata kunci untuk memahami suatu gejala.

Macam-Macam Silogisme di dalam Penalaran Deduktif :
Di dalam penalaran deduktif terdapat entimen dan 3 macam silogisme, yaitu silogisme kategorial, silogisme hipotesis dan silogisme alternatif

1. Silogisme Kategori
Silogisme kategorial disusun berdasarkan klasifikasi premis dan kesimpulan yang kategoris. Premis yang mengandung predikat dalam kesimpulan disebut premis mayor, sedangkan premis yang mengandung subjek dalam kesimpulan disebut premis minor.

Silogisme kategorial terjadi dari tiga proposisi, yaitu:
- Premis umum : Premis Mayor (My)
- Premis khusus : remis Minor (Mn)
- Premis simpulan : Premis Kesimpulan (K). Dalam simpulan terdapat subjek dan predikat. Subjek simpulan disebut term mayor, dan predikat simpulan disebut term minor.

Contoh:
Contoh silogisme Kategorial:
My : Semua mahasiswa adalah lulusan SLTA
Mn : Saya adalah mahasiswa
K : Saya lulusan SLTA

2. Silogisme Hipotesis
Silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi konditional hipotesis. Konditional hipotesis yaitu, bila premis minornya membenarkan anteseden, simpulannya membenarkan konsekuen. Bila minornya menolak anteseden, simpulannya juga menolak konsekuen.

Contoh :
My : Jika tidak ada makanan, manusia akan kelaparan.
Mn : Makanan tidak ada.
K : Jadi, Manusia akan Kelaparan.

3. Silogisme Alternatif
Silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif. Proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. Simpulannya akan menolak alternatif yang lain.

Contoh
My : Kakak saya berada di Bandung atau Jakarta.
Mn : Kakak saya berada di Bandung.
K : Jadi, Kakak saya tidak berada di Jakarta.

Entimen
Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam tulisan maupun lisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan simpulan.

Contoh:
- Dia menerima hadiah pertama karena dia telah menang dalam sayembara itu.
- Anda telah memenangkan sayembara ini, karena itu Anda berhak menerima hadiahnya.

http://wikiberita.net/news/165909-contoh-penalaran-deduktif.html
http://dizly.wordpress.com/2011/02/28/definisi-penalaran-deduktif/

Rabu, 19 Oktober 2011

Lingkungan

LINGKUNGAN

Lingkungan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terhadap pembentukan dan perkembangan perilaku individu, baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosio-psikologis, termasuk didalamnya adalah belajar. Terhadap faktor lingkungan ini ada pula yang menyebutnya sebagai empirik yang berarti pengalaman, karena dengan lingkungan itu individu mulai mengalami dan mengecap alam sekitarnya. Manusia tidak bisa melepaskan diri secara mutlak dari pengaruh lingkungan itu, karena lingkungan itu senantiasa tersedia di sekitarnya. Sejauh mana pengaruh lingkungan itu bagi diri individu, dapat kita ikuti pada uraian berikut :

1. Lingkungan membuat individu sebagai makhluk sosial
Yang dimaksud dengan lingkungan pada uraian ini hanya meliputi orang-orang atau manusia-manusia lain yang dapat memberikan pengaruh dan dapat dipengaruhi, sehingga kenyataannya akan menuntut suatu keharusan sebagai makhluk sosial yang dalam keadaan bergaul satu dengan yang lainnya.
Terputusnya hubungan manusia dengan masyarakat manusia pada tahun-tahun permulaan perkembangannya, akan mengakibatkan berubahnya tabiat manusia sebagai manusia. Berubahnya tabiat manusia sebagai manusia dalam arti bahwa ia tidak akan mampu bergaul dan bertingkah laku dengan sesamanya.

2. Lingkungan membuat wajah budaya bagi individu
Lingkungan dengan aneka ragam kekayaannya merupakan sumber inspirasi dan daya cipta untuk diolah menjadi kekayaan budaya bagi dirinya. Lingkungan dapat membentuk pribadi seseorang, karena manusia hidup adalah manusia yang berfikir dan serba ingin tahu serta mencoba-coba terhadap segala apa yang tersedia di alam sekitarnya.
Lingkungan memiliki peranan bagi individu, sebagai :
• Alat untuk kepentingan dan kelangsungan hidup individu dan menjadi alat pergaulan sosial individu. Contoh : air dapat dipergunakan untuk minum atau menjamu teman ketika berkunjung ke rumah
• Tantangan bagi individu dan individu berusaha untuk dapat menundukkannya. Contoh : air banjir pada musim hujan mendorong manusia untuk mencari cara-cara untuk mengatasinya.
• Sesuatu yang diikuti individu. Lingkungan yang beraneka ragam senantiasa memberikan rangsangan kepada individu untuk berpartisipasi dan mengikutinya serta berupaya untuk meniru dan mengidentifikasinya, apabila dianggap sesuai dengan dirinya. Contoh : seorang anak yang senantiasa bergaul dengan temannya yang rajin belajar, sedikit banyaknya sifat rajin dari temannya akan diikutinya sehingga lama kelamaan dia pun berubah menjadi anak yang rajin.
• Obyek penyesuaian diri bagi individu, baik secara alloplastis maupun autoplastis. Penyesuaian diri alloplastis artinya individu itu berusaha untuk merubah lingkungannya. Contoh : dalam keadaan cuaca panas individu memasang kipas angin sehingga di kamarnya menjadi sejuk. Dalam hal ini, individu melakukan manipulation yaitu mengadakan usaha untuk memalsukan lingkungan panas menjadi sejuk sehingga sesuai dengan dirinya. Sedangkan penyesuaian diri autoplastis, penyesusian diri yang dilakukan individu agar dirinya sesuai dengan lingkungannya. Contoh : seorang juru rawat di rumah sakit, pada awalnya dia merasa mual karena bau obat-obatan, namun lama-kelamaan dia menjadi terbiasa dan tidak menjadi gangguan lagi, karena dirinya telah sesuai dengan lingkungannya.

Untuk menilai keadaan lingkungan dan upaya yang dilakukan untuk menciptakan lingkungan sehat telah dipilih empat indikator, yaitu persentase keluarga yang memiliki akses air bersih, presentase rumah sehat, keluarga dengan kepemilikan sarana sanitasi dasar, Tempat Umum dan Pengolahan Makanan (TUPM) . Beberapa upaya untuk memperkecil resiko turunnya kualitas lingkungan telah dilaksanakan oleh berbagai instansi terkait seperti pembangunan sarana sanitasi dasar, pemantauan dan penataan lingkungan, pengukuran dan pengendalian kualitas lingkungan.
Pembangunan sarana sanitasi dasar bagi masyarakat yang berkaitan langsung dengan masalah kesehatan meliputi penyediaan air bersih, jamban sehat, perumahan sehat yang biasanya ditangani secara lintas sektor. Sedangkan dijajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemantauan kualitas air minum, pemantauan sanitasi rumah sakit, pembinaan dan pemantauan sanitasi tempat-tempat umum (Hotel, Terminal), tempat pengolahan makanan, tempat pengolahan pestisida dan sebagainya.

Didalam memantau pelaksanaan program kesehatan lingkungan dapat dilihat beberapa indikator kesehatan lingkungan sebagai berikut:
1. Penggunaan Air Bersih
Untuk tahun 2009 dari 134.660 KK yang diperiksa ternyata yang memiliki akses air bersih telah mencapai 94,52 % dengan perincian sbb : sumur gali + 36,08 %, sumur pompa tangan + 29,16 % ledeng + 9,06 %, PAH 0,48 % ,kemasan 2,79 % dan lainnya + 22,74 %

2. Rumah Sehat
Bagi sebagian besar masyarakat, rumah merupakan tempat berkumpul bagi semua anggota keluarga dan menghabiskan sebagian besar waktunya, sehingga kondisi kesehatan perumahan dapat berperan sebagai media penularan penyakit diantara anggota keluarga atau tetangga sekitarnya.
Sampai dengan tahun 2008 telah dilakukan inspeksi sanitasi (IS) di 47 wilayah Puskesmas di Kabupaten Tangerang, dari hasil inspeksi terhadap 201.021 rumah didapat 68,38 % dinyatakan sehat.
Untuk tahun 2009, terjadi pemekaran wilayah dengan Kota Tangerang Selatan, dimana berimplikasi pada jumlah rumah yang diperiksa di 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang. Dari hasil inspeksi terhadap 112.257 rumah didapat rumah yang dinyatakan sehat sebanyak 74.928 (66,75 %)

3. Keluarga Dengan Kepemilikan Sarana Sanitasi Dasar
Keluarga dengan kepemilikan sarana sanitasi dasar meliputi persediaan air bersih, kepemilikan jamban keluarga, tempat sampah dan pengelolaan air limbah keluarga keseluruhan hal tersebut sangat diperlukan didalam peningkatan kesehatan lingkungan.Dari hasil inspeksi sanitasi tahun 2009 terhadap 125.414 KK yang diperiksa, ternyata yang memiliki jamban yang memenuhi syarat adalah 72.480 KK . Untuk KK yang memiliki jamban sehat sebanyak 48.875 KK (67,43 %). Untuk KK yang memiliki tempat sampah berdasarkan hasil inspeksi dari 124.414 KK yang diperiksa, KK yang memiliki tempat sampah adalah sebanyak 71.254 KK dimana yang termasuk dalam kriteria tempat sampah sehat adalah sebesar 43.781 KK (61,44 %).Untuk pengolahan air limbah,dari 125.414 KK yang diperiksa didapat 44.603 KK (65,81 %) yang memiliki pengolahan air limbah sehat.Hasil pendataan yang dilakukan oleh Petugas Sanitasi Puskesmas sampai tahun 2009 menunjukkan adanya penurunan.

4. Tempat Pengolahan Makanan (TPM)
Upaya penyehatan makanan ditujukan untuk melindungi masyarakat dan konsumen terhadap penyakit-penyakit yang ditularkan melalui makanandan mencegah masyarakat dari keracunan makanan. Upaya tersebut meliputi orang yang menangani makanan,tempat pengolahan makanan dan proses pengolahan makanannya.

Pencemaran Lingkungan
A. Macam – macam Pencemaran Lingkungan
Berdasarkan lingkungan yang mengalami pencemaran, secara garis besar pencemaran lingkungan dapat dikelompokkan menjadi pencemaran air, tanah, dan udara.

Polusi Pencemaran Lingkungan
Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lngkungan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfingsi lagi sesuai dengan peruntukannya (UU Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982).

Pencemaran Air
Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Walaupun fenomena alam seperti gunung berapi, badai, gempa bumi juga mengakibatkan perubahan yang besar terhadap kualitas air, hal ini tidak dianggap sebagai pencemaran. Pencemaran air dapat disebabkan oleh berbagai hal dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Meningkatnya kandungan nutrien dapat mengarah pada eutrofikasi.

Ekosistem
Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi.

Pencemaran Air Sungai
Jenis pencemar yang terdapat pada air :
1. Berasal dari Industri antara lain :
* Bahan-bahan anorganik dan logam berat
* Zat-zat Pewarna
* Bahan-bahan organic
2. Berasal dari rumah tangga :
*Sampah
*Pengotoran faekalis/E. coli / Amonia
*Detergent

Permasalahan Dalam Pengendalian Pencemaraan Air Sungai
Bayaknya pembuahan limbah pabrik yang membuah ke sungai tanpa memproses penetralan air limbah terlebih dahulu dikarenakan kurangnya pasilitas dan pemotongan untuk beban biaya produksi

Kurangnya kesadaran Masyarakat dalam pembuangan limbah rumah seperti membuang sampah kedalam sungai, membuat saluran pembuangan limbah rumah ke sungai

Tidak adanya sanksi yang berat terhadap pelaku pembuangan limbah rumah ataupun industri ke sungai

Pengaruh Pencemaran Air
Diantara sekian banyak bahan pencemar air ada yang beracun dan berbahaya dan dapat menyebabkan kematian. Telah anda pelajari bahwa bahan pencemar air antara lain ada yang berupa logam-logam berat seperti arsen (As), kadmium (Cd), berilium (Be), Boron (B), tembaga (Cu), fluor (F), timbal (Pb), air raksa (Hg), selenium (Se), seng (Zn), ada yang berupa oksida-oksida karbon (CO dan CO2), oksida¬oksida nitrogen (NO dan NO2), oksida-oksida belerang(SO2 dan SO3), H2S, asam sianida (HCN), senyawa/ion klorida

Pencemaran udara
Tulisan ini mengetengahkan sekilas pandang mengenai pencemaran udara. pengertian, pengaruhnya terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan manusia serta teknologi terbaru untuk menguranginya. Semakin pesatnya kemajuan ekonomi mendorong semakin bertambahnya kebutuhan akan transportasi, dilain sisi lingkungan alam yang mendukung hajat hidup manusia semakin terancam kualitasnya, efek negatif pencemaran udara kepada kehidupan manusia kian hari kian bertambah.

Efek Dari Rumah Kaca
Istilah Efek Rumah Kaca (green house effect) berasal dari pengalaman para petani di daerah iklim sedang yang menanam sayur-mayur dan bunga-bungaan di dalam rumah kaca. Yang terjadi dengan rumah kaca ini, cahaya matahari menembus kaca dan dipantulkan kembali oleh benda-benda dalam ruangan rumah kaca sebagai gelombang panas yang berupa sinar infra merah. Namun gelombang panas itu terperangkap di dalam ruangan kaca serta tidak bercampur dengan udara dingin di luarnya. Akibatnya, suhu di dalam rumah kaca lebih tinggi daripada luarnya.

Pencemaran Tanah
Pencemaran tanah adalah keadaan di mana bahan kimia buatan manusia masuk dan merubah lingkungan tanah alami. Pencemaran ini biasanya terjadi karena: kebocoran limbah cair atau bahan kimia industri atau fasilitas komersial, penggunaan pestisida, masuknya air permukaan tanah tercemar ke dalam lapisan sub-permukaan, zat kimia, atau limbah. air limbah dari tempat penimbunan sampah serta limbah industri yang langsung dibuang ke tanah secara tidak memenuhi syarat.

Jenis Limbah yang menyebabkan Pencemaran Tanah
Pencemaran tanah berawal dari limbah domestik, limbah industri, dan limbah pertanian .
1. Limbah Domestik
Limbah domestik dapat berasal dari daerah pemukiman penduduk. perdagang-an, pasar, tempat usaha hotel dan lain-lain.
"Limbah padat berupa sampah anorganik. Jenis sampah ini tidak bisa misalnyalastik, kaleng minuman, botol plastik air mineral dan lain-lain."
"Limbah cair berupa sisa diterjen dari rumah, tinja,Oli, dan lain-lain yang meresap ke dalam tanah yang dapat membunuh mikro-organisme di dalam tanah."

2. Limbah industri
Limbah Industri berasal dari lingkungan industri yang membuang limbah secara langsung ke tanah tanpa proses penetralan zat-zat kimia terlebih dahulu.

"Limbah Industri bisa berupa limbah padat yang bisa berupa Lumpur yang berasal dari sisa pengolahan misalkan sisa pengolahan kertas, gula, rayon, plywood dan lain-lain"

"Limbah cairan yang berupa hasil pengolahan dari proses produksi industri seperti sisa hasil pengolahan industri pelapisan logam, tembag, perak, khrom, boron adalah zat-zat yang dihasilkan dari proses industri pelapisan logam"


3. Limbah Pertanian
limbah pertanian berasal dari pemberian pupuk petani untuk tanamanya atau racun untuk pembunuh hama. misalnya pupuk urea, Pestisida.


Cara untuk Menangani Pencemaran Tanah
Limbah domestik dalam jumlah besar memerlukan penanganan khusus agar tidak mencemari tanah. Kita bisa pisahkan sampah yang dapat di uraikan mikroorganisme dan sampah yang tidak bisa di uraikan mikroorganisme. Maka bijaklah kita yang memisahkan sampah organik dan anorganik Limbah domestik dalam jumlah besar memerlukan penanganan khusus agar tidak mencemari tanah. Kita bisa pisahkan sampah yang dapat di uraikan mikroorganisme dan sampah yang tidak bisa di uraikan mikroorganisme. Maka bijaklah kita yang memisahkan sampah organik dan anorganik.

Mengurangi penggunaan pupuk sintetik dan berbagai bahan kimia untuk pemberantasan hama seperti pestisida dan lain-lainnya.
Mengolah Limbah industi sebelum membuangnya ke laut atau ke sungai
Mengurangi pemakaian bahan yang tidak dapat di uraikan mikroorganisme. Kita dapat mengganti denga daun pisang atau yang lainnya.

(http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/02/07/pengaruh-lingkungan-terhadap-individu/)
(http://www.dinkes-kabtangerang.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=17&Itemid=29)
(Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Ekosistem)